Petuah

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ "Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ Al Mujadalah ayat 11: Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat

Monday, November 20, 2023

PKKM ( penilaian kinerja kepala madrasah/sekolah) tahun ke II




 Penilaian kinerja kepala madrasah melibatkan evaluasi terhadap berbagai aspek kinerja kepala madrasah dalam mengelola lembaga pendidikan Islam. Penilaian ini mencakup berbagai hal, seperti kepemimpinan, manajemen, peningkatan mutu pendidikan, hubungan dengan staf dan siswa, serta pencapaian tujuan-tujuan pendidikan.

Beberapa Aspek yang Dinilai dalam Penilaian Kinerja Kepala Madrasah:

  1. Kepemimpinan dan Manajemen:

    • Visi dan Strategi: Sejauh mana kepala madrasah memiliki visi yang jelas dan strategi untuk mencapai tujuan pendidikan.
    • Kemampuan Manajerial: Bagaimana kepala madrasah mengelola sumber daya, anggaran, dan administrasi sekolah.
  2. Kualitas Pendidikan:

    • Peningkatan Akademik: Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi akademik siswa serta kualitas pembelajaran di madrasah.
    • Pengembangan Kurikulum: Bagaimana kepala madrasah mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan standar pendidikan.
  3. Keterlibatan dengan Stakeholder:

    • Hubungan dengan Guru dan Staf: Bagaimana kepala madrasah membangun hubungan yang baik dengan staf dan guru serta memotivasi mereka.
    • Keterlibatan dengan Orang Tua dan Masyarakat: Sejauh mana kepala madrasah melibatkan orang tua dan masyarakat dalam kegiatan madrasah.
  4. Inovasi dan Peningkatan Berkelanjutan:

    • Inovasi Pendidikan: Upaya kepala madrasah dalam menerapkan inovasi pendidikan dan teknologi dalam proses belajar-mengajar.
    • Peningkatan Berkelanjutan: Bagaimana kepala madrasah terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kinerja madrasah.

Metode Penilaian:

  • Evaluasi Kinerja: Dilakukan melalui evaluasi reguler yang melibatkan observasi, penilaian dari berbagai pihak terkait, dan pengukuran pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
  • Penilaian 360 Derajat: Melibatkan masukan dari berbagai stakeholder seperti guru, staf, siswa, orang tua, dan masyarakat untuk mendapatkan pandangan yang komprehensif tentang kinerja kepala madrasah.

Penilaian kinerja kepala madrasah sangat penting untuk memastikan kepemimpinan yang efektif, pengelolaan yang baik, dan peningkatan berkelanjutan dalam lembaga pendidikan Islam. Ini membantu mendukung perbaikan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Thursday, November 16, 2023

Pembelajaran Transformasi Geometri di Kelas IX



Transformasi berarti perubahan dan geometri berkaitan dengan suatu bangun, garis, titik, dan pengukurannya. Transformasi geometri adalah perubahan posisi dan ukuran suatu benda atau objek pada bidang geometri seperti garis, titik, maupun kurva.

Oleh karena berkaitan dengan garis dan titik, maka transformasi geometri ini bisa dituliskan dalam bentuk koordinat Cartesius maupun matriks.

Transformasi geometri dibagi menjadi empat jenis, yaitu translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi

 



Tuesday, November 7, 2023

JUARA LDKS



 Latihan dasar kepemimpinan siswa adalah serangkaian kegiatan, pelatihan, atau program yang dirancang khusus untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan pada siswa. Program semacam ini bertujuan untuk membantu siswa menjadi pemimpin yang efektif, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, mampu bekerja dalam tim, mengelola konflik, dan mengambil inisiatif.

Beberapa Aspek dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa:

  1. Keterampilan Komunikasi:

    • Kemampuan Berbicara: Melatih siswa untuk berbicara di depan umum, menyampaikan ide dengan jelas, dan berkomunikasi secara efektif.
    • Keterampilan Mendengarkan: Mempelajari pentingnya mendengarkan dengan baik terhadap pendapat dan ide orang lain.
  2. Kemampuan Manajerial:

    • Pengelolaan Waktu: Membantu siswa mengatur waktu mereka dengan baik antara tugas-tugas akademik, kegiatan ekstrakurikuler, dan tanggung jawab lainnya.
    • Keterampilan Manajemen Tim: Mengajarkan bagaimana membentuk tim, memimpin, dan bekerja sama dengan anggota tim untuk mencapai tujuan bersama.
  3. Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan:

    • Kemampuan Analisis: Mengajarkan cara menganalisis situasi, mengevaluasi berbagai solusi, dan membuat keputusan yang tepat.
    • Pemecahan Konflik: Belajar cara mengelola konflik dengan bijaksana dan mencari solusi yang adil.
  4. Kepemimpinan Berbasis Nilai:

    • Etika Kepemimpinan: Memahami pentingnya memimpin dengan integritas, kejujuran, dan nilai-nilai moral yang kuat.
    • Kepemimpinan Berkelanjutan: Mengajarkan konsep kepemimpinan yang berkelanjutan, bukan hanya selama masa jabatan tertentu.
  5. Pengembangan Diri:

    • Kesadaran Diri: Mendorong siswa untuk mengenal diri sendiri, mengenali kekuatan dan kelemahan mereka sebagai pemimpin.
    • Pengembangan Potensi: Mendorong siswa untuk selalu meningkatkan diri, belajar dari pengalaman, dan terus mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka.

Latihan dasar kepemimpinan siswa dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti seminar, lokakarya, program mentoring, proyek kolaboratif, atau kegiatan ekstrakurikuler yang didesain untuk mengasah keterampilan kepemimpinan. Hal ini tidak hanya mempersiapkan siswa menjadi pemimpin di masa depan, tetapi juga membantu mereka menjadi individu yang lebih tangguh dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Friday, October 20, 2023

Perjanjian Kerjasama MTSM19 dengan SMAMX



Perjanjian kerjasama adalah dokumen resmi yang memuat kesepakatan tertulis antara dua pihak atau lebih untuk bekerjasama dalam suatu proyek, bisnis, atau kegiatan tertentu. Dokumen ini menjelaskan rincian, hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat dalam kerjasama tersebut.

Komponen Utama dalam Perjanjian Kerjasama:

  1. Identitas Para Pihak:

    • Mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam kerjasama, baik individu maupun perusahaan/lembaga, termasuk informasi kontak dan peran masing-masing pihak.
  2. Tujuan Kerjasama:

    • Menjelaskan secara rinci tujuan dari kerjasama yang akan dilakukan, termasuk hasil yang diharapkan dari kerjasama tersebut.
  3. Rincian Kerjasama:

    • Menyatakan secara terperinci tentang apa yang akan dilakukan oleh setiap pihak, termasuk kewajiban, tanggung jawab, kontribusi, hak, dan pembagian hasil atau keuntungan.
  4. Jangka Waktu dan Penyelesaian:

    • Menyebutkan jangka waktu kerjasama, apakah bersifat sementara atau berkelanjutan, serta prosedur penyelesaian yang harus diikuti jika terjadi konflik atau perbedaan pendapat.
  5. Kewajiban Hukum dan Keuangan:

    • Menetapkan tanggung jawab hukum dan keuangan masing-masing pihak, termasuk pembagian biaya, risiko, asuransi, dan perlindungan hukum.
  6. Kerahasiaan dan Non-Diskriminasi:

    • Membahas mengenai perlindungan informasi rahasia dan konfidensial, serta komitmen untuk tidak melakukan diskriminasi dalam kerjasama.
  7. Amendemen dan Pembatalan:

    • Menyediakan ketentuan mengenai kemungkinan perubahan, amendemen, atau pembatalan perjanjian dan prosedurnya.

Pentingnya Perjanjian Kerjasama:

  • Memberikan Kedamaian Pikiran: Memberikan panduan yang jelas bagi semua pihak yang terlibat, mengurangi risiko kesalahpahaman atau konflik di masa mendatang.
  • Dasar Hukum: Memberikan dasar hukum yang kuat dalam hal penyelesaian sengketa atau perubahan kondisi yang mungkin terjadi.
  • Ketertiban dan Kepercayaan: Membangun ketertiban dan kepercayaan antarpihak yang bekerjasama.

Perjanjian kerjasama menjadi landasan penting dalam memastikan kerjasama berjalan dengan lancar, efisien, dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

















REFRESING AKREDITASI
Berangkat jam 10.00

Mobil pak Supri
1. Bapak Supri
2. Ibu Supri
3. Bu Tara + 1 anak
4. Bu Maharti
Berangkat jam 15.00

Mobil ko Hadi
1. Ko Hadi
2. Ustadz fauzan
3. pak yusak
4. Pak heli
5. Pak Arif + anak
Berangkat jam 11.00

Mobil pak Habib
1. Pak habib
2. Bu Linda
3. Bu Nyimas + 1 anak
4. Pak Galih
5. Bu Ari

Berangkat sendiri
1. Pak Zuhri
2. Pak Rahmad PEMBAGIAN KAMAR

REFRESING AKREDITASI
Kamar 1 ( lantai 4 )
1. Ibu Supri
2. Bu Tara + 1 anak
3. Bu Maharti

KAMAR 2 ( lantai 3 )
1. Bu Linda
2. Bu Nyimas + 1 anak
3. Bu Ari

KAMAR 3 ( lantai 2 )
1. Pak Zuhri
2. Pak galih
3. Pak Supri
4. Pak yusak
5. Ko Hadi

KAMAR 4 ( lantai 1 )
1. Pak Fauzan
2. Pak Heli
3. Pak Arif + anak
4. Pak Rahmad
5. Habib

Friday, October 6, 2023

Upgrading MGMP Guru MTs Muhammadiyah 19 Surabaya



Upgrading merupakan kegiatan untuk meningkatkan motivasi dalam organisasi, evaluasi kinerja selama setengah kepengurusan, sharing-sharing, dan progres kinerja selama setengah kepengurusan dan yang akan datang. Kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai modal dasar pembangunan nasional, baik pada masa sekarang maupun pada masa yang akan datang perlu sekali ditingkatkan dan dikembangkan. Dunia pendidikan mempunyai peranan yang cukup besar dalam meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia tersebut. Sejalan dengan hal itu, pembentukan masyarakat Indonesia baru, visi pendidikan dirumuskan sebagai pendidikan yang mengutamakan kemandirian menuju keunggulan untuk meraih kemajuan dan kemakmuran





 

Monday, October 2, 2023

Pembelajaran Aljabar dari kongkret ke Abstrak



 








Tari Naga Liang Liong


Tari Naga atau disebut juga Liang Liong di Indonesia adalah suatu pertunjukan dan tarian tradisional dalam kebudayaan masyarakat Tionghoa. Seperti juga Tari Singa atau Barongsai Dalam tarian ini, satu regu orang Tionghoa memainkan naga-nagaan yang diusung dengan belasan tongkat.