Monday, November 20, 2023

PKKM ( penilaian kinerja kepala madrasah/sekolah) tahun ke II




 Penilaian kinerja kepala madrasah melibatkan evaluasi terhadap berbagai aspek kinerja kepala madrasah dalam mengelola lembaga pendidikan Islam. Penilaian ini mencakup berbagai hal, seperti kepemimpinan, manajemen, peningkatan mutu pendidikan, hubungan dengan staf dan siswa, serta pencapaian tujuan-tujuan pendidikan.

Beberapa Aspek yang Dinilai dalam Penilaian Kinerja Kepala Madrasah:

  1. Kepemimpinan dan Manajemen:

    • Visi dan Strategi: Sejauh mana kepala madrasah memiliki visi yang jelas dan strategi untuk mencapai tujuan pendidikan.
    • Kemampuan Manajerial: Bagaimana kepala madrasah mengelola sumber daya, anggaran, dan administrasi sekolah.
  2. Kualitas Pendidikan:

    • Peningkatan Akademik: Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi akademik siswa serta kualitas pembelajaran di madrasah.
    • Pengembangan Kurikulum: Bagaimana kepala madrasah mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan standar pendidikan.
  3. Keterlibatan dengan Stakeholder:

    • Hubungan dengan Guru dan Staf: Bagaimana kepala madrasah membangun hubungan yang baik dengan staf dan guru serta memotivasi mereka.
    • Keterlibatan dengan Orang Tua dan Masyarakat: Sejauh mana kepala madrasah melibatkan orang tua dan masyarakat dalam kegiatan madrasah.
  4. Inovasi dan Peningkatan Berkelanjutan:

    • Inovasi Pendidikan: Upaya kepala madrasah dalam menerapkan inovasi pendidikan dan teknologi dalam proses belajar-mengajar.
    • Peningkatan Berkelanjutan: Bagaimana kepala madrasah terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kinerja madrasah.

Metode Penilaian:

  • Evaluasi Kinerja: Dilakukan melalui evaluasi reguler yang melibatkan observasi, penilaian dari berbagai pihak terkait, dan pengukuran pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
  • Penilaian 360 Derajat: Melibatkan masukan dari berbagai stakeholder seperti guru, staf, siswa, orang tua, dan masyarakat untuk mendapatkan pandangan yang komprehensif tentang kinerja kepala madrasah.

Penilaian kinerja kepala madrasah sangat penting untuk memastikan kepemimpinan yang efektif, pengelolaan yang baik, dan peningkatan berkelanjutan dalam lembaga pendidikan Islam. Ini membantu mendukung perbaikan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Thursday, November 16, 2023

Pembelajaran Transformasi Geometri di Kelas IX



Transformasi berarti perubahan dan geometri berkaitan dengan suatu bangun, garis, titik, dan pengukurannya. Transformasi geometri adalah perubahan posisi dan ukuran suatu benda atau objek pada bidang geometri seperti garis, titik, maupun kurva.

Oleh karena berkaitan dengan garis dan titik, maka transformasi geometri ini bisa dituliskan dalam bentuk koordinat Cartesius maupun matriks.

Transformasi geometri dibagi menjadi empat jenis, yaitu translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi

 



Tuesday, November 7, 2023

JUARA LDKS



 Latihan dasar kepemimpinan siswa adalah serangkaian kegiatan, pelatihan, atau program yang dirancang khusus untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan pada siswa. Program semacam ini bertujuan untuk membantu siswa menjadi pemimpin yang efektif, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, mampu bekerja dalam tim, mengelola konflik, dan mengambil inisiatif.

Beberapa Aspek dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa:

  1. Keterampilan Komunikasi:

    • Kemampuan Berbicara: Melatih siswa untuk berbicara di depan umum, menyampaikan ide dengan jelas, dan berkomunikasi secara efektif.
    • Keterampilan Mendengarkan: Mempelajari pentingnya mendengarkan dengan baik terhadap pendapat dan ide orang lain.
  2. Kemampuan Manajerial:

    • Pengelolaan Waktu: Membantu siswa mengatur waktu mereka dengan baik antara tugas-tugas akademik, kegiatan ekstrakurikuler, dan tanggung jawab lainnya.
    • Keterampilan Manajemen Tim: Mengajarkan bagaimana membentuk tim, memimpin, dan bekerja sama dengan anggota tim untuk mencapai tujuan bersama.
  3. Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan:

    • Kemampuan Analisis: Mengajarkan cara menganalisis situasi, mengevaluasi berbagai solusi, dan membuat keputusan yang tepat.
    • Pemecahan Konflik: Belajar cara mengelola konflik dengan bijaksana dan mencari solusi yang adil.
  4. Kepemimpinan Berbasis Nilai:

    • Etika Kepemimpinan: Memahami pentingnya memimpin dengan integritas, kejujuran, dan nilai-nilai moral yang kuat.
    • Kepemimpinan Berkelanjutan: Mengajarkan konsep kepemimpinan yang berkelanjutan, bukan hanya selama masa jabatan tertentu.
  5. Pengembangan Diri:

    • Kesadaran Diri: Mendorong siswa untuk mengenal diri sendiri, mengenali kekuatan dan kelemahan mereka sebagai pemimpin.
    • Pengembangan Potensi: Mendorong siswa untuk selalu meningkatkan diri, belajar dari pengalaman, dan terus mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka.

Latihan dasar kepemimpinan siswa dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti seminar, lokakarya, program mentoring, proyek kolaboratif, atau kegiatan ekstrakurikuler yang didesain untuk mengasah keterampilan kepemimpinan. Hal ini tidak hanya mempersiapkan siswa menjadi pemimpin di masa depan, tetapi juga membantu mereka menjadi individu yang lebih tangguh dan berkontribusi positif dalam masyarakat.