Friday, October 20, 2023

Perjanjian Kerjasama MTSM19 dengan SMAMX



Perjanjian kerjasama adalah dokumen resmi yang memuat kesepakatan tertulis antara dua pihak atau lebih untuk bekerjasama dalam suatu proyek, bisnis, atau kegiatan tertentu. Dokumen ini menjelaskan rincian, hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat dalam kerjasama tersebut.

Komponen Utama dalam Perjanjian Kerjasama:

  1. Identitas Para Pihak:

    • Mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam kerjasama, baik individu maupun perusahaan/lembaga, termasuk informasi kontak dan peran masing-masing pihak.
  2. Tujuan Kerjasama:

    • Menjelaskan secara rinci tujuan dari kerjasama yang akan dilakukan, termasuk hasil yang diharapkan dari kerjasama tersebut.
  3. Rincian Kerjasama:

    • Menyatakan secara terperinci tentang apa yang akan dilakukan oleh setiap pihak, termasuk kewajiban, tanggung jawab, kontribusi, hak, dan pembagian hasil atau keuntungan.
  4. Jangka Waktu dan Penyelesaian:

    • Menyebutkan jangka waktu kerjasama, apakah bersifat sementara atau berkelanjutan, serta prosedur penyelesaian yang harus diikuti jika terjadi konflik atau perbedaan pendapat.
  5. Kewajiban Hukum dan Keuangan:

    • Menetapkan tanggung jawab hukum dan keuangan masing-masing pihak, termasuk pembagian biaya, risiko, asuransi, dan perlindungan hukum.
  6. Kerahasiaan dan Non-Diskriminasi:

    • Membahas mengenai perlindungan informasi rahasia dan konfidensial, serta komitmen untuk tidak melakukan diskriminasi dalam kerjasama.
  7. Amendemen dan Pembatalan:

    • Menyediakan ketentuan mengenai kemungkinan perubahan, amendemen, atau pembatalan perjanjian dan prosedurnya.

Pentingnya Perjanjian Kerjasama:

  • Memberikan Kedamaian Pikiran: Memberikan panduan yang jelas bagi semua pihak yang terlibat, mengurangi risiko kesalahpahaman atau konflik di masa mendatang.
  • Dasar Hukum: Memberikan dasar hukum yang kuat dalam hal penyelesaian sengketa atau perubahan kondisi yang mungkin terjadi.
  • Ketertiban dan Kepercayaan: Membangun ketertiban dan kepercayaan antarpihak yang bekerjasama.

Perjanjian kerjasama menjadi landasan penting dalam memastikan kerjasama berjalan dengan lancar, efisien, dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

















REFRESING AKREDITASI
Berangkat jam 10.00

Mobil pak Supri
1. Bapak Supri
2. Ibu Supri
3. Bu Tara + 1 anak
4. Bu Maharti
Berangkat jam 15.00

Mobil ko Hadi
1. Ko Hadi
2. Ustadz fauzan
3. pak yusak
4. Pak heli
5. Pak Arif + anak
Berangkat jam 11.00

Mobil pak Habib
1. Pak habib
2. Bu Linda
3. Bu Nyimas + 1 anak
4. Pak Galih
5. Bu Ari

Berangkat sendiri
1. Pak Zuhri
2. Pak Rahmad PEMBAGIAN KAMAR

REFRESING AKREDITASI
Kamar 1 ( lantai 4 )
1. Ibu Supri
2. Bu Tara + 1 anak
3. Bu Maharti

KAMAR 2 ( lantai 3 )
1. Bu Linda
2. Bu Nyimas + 1 anak
3. Bu Ari

KAMAR 3 ( lantai 2 )
1. Pak Zuhri
2. Pak galih
3. Pak Supri
4. Pak yusak
5. Ko Hadi

KAMAR 4 ( lantai 1 )
1. Pak Fauzan
2. Pak Heli
3. Pak Arif + anak
4. Pak Rahmad
5. Habib

Friday, October 6, 2023

Upgrading MGMP Guru MTs Muhammadiyah 19 Surabaya



Upgrading merupakan kegiatan untuk meningkatkan motivasi dalam organisasi, evaluasi kinerja selama setengah kepengurusan, sharing-sharing, dan progres kinerja selama setengah kepengurusan dan yang akan datang. Kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai modal dasar pembangunan nasional, baik pada masa sekarang maupun pada masa yang akan datang perlu sekali ditingkatkan dan dikembangkan. Dunia pendidikan mempunyai peranan yang cukup besar dalam meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia tersebut. Sejalan dengan hal itu, pembentukan masyarakat Indonesia baru, visi pendidikan dirumuskan sebagai pendidikan yang mengutamakan kemandirian menuju keunggulan untuk meraih kemajuan dan kemakmuran





 

Monday, October 2, 2023

Pembelajaran Aljabar dari kongkret ke Abstrak



 








Tari Naga Liang Liong


Tari Naga atau disebut juga Liang Liong di Indonesia adalah suatu pertunjukan dan tarian tradisional dalam kebudayaan masyarakat Tionghoa. Seperti juga Tari Singa atau Barongsai Dalam tarian ini, satu regu orang Tionghoa memainkan naga-nagaan yang diusung dengan belasan tongkat.




 


Sunday, October 1, 2023

Konseling Siswa oleh Wali Kelas


Bimbingan dan konseling adalah proses profesional di mana seorang konselor atau tenaga bimbingan membantu individu atau kelompok dalam memahami diri mereka sendiri, mengeksplorasi pilihan, mengatasi masalah, dan mencapai tujuan pribadi, sosial, pendidikan, atau karir mereka. Ini melibatkan interaksi antara konselor dan individu/kelompok yang membutuhkan bantuan untuk menjelajahi berbagai aspek kehidupan mereka. 


Bimbingan: Biasanya berfokus pada pemberian informasi, arahan, dan dukungan untuk membantu seseorang memahami berbagai pilihan dan konsekuensi dari keputusan yang diambil. Ini melibatkan peningkatan pemahaman tentang diri sendiri, minat, bakat, dan tujuan individu.
Konseling: Lebih berorientasi pada penyediaan dukungan emosional, penguatan keterampilan, dan membantu individu untuk mengatasi masalah atau kesulitan yang mereka hadapi. Ini dapat mencakup berbagai masalah seperti masalah pribadi, kecemasan, depresi, atau konflik dalam hubungan.

Bimbingan dan konseling tidak hanya terbatas pada aspek personal, tetapi juga dapat memperhatikan aspek pendidikan, karir, dan sosial. Tujuannya adalah membantu individu atau kelompok mencapai kesejahteraan secara menyeluruh dan membangun keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan kehidupan.

Penyerahan Hadiah Lomba 17 Agustus 2023












Hadiah dari lomba bagi siswa memiliki beberapa manfaat yang signifikan:

1. Motivasi: Hadiah dari lomba dapat menjadi pemicu motivasi yang kuat bagi siswa untuk belajar dan berprestasi lebih baik. Ini bisa menjadi dorongan positif untuk meningkatkan kinerja akademis mereka.
2. Pengakuan dan Penghargaan: Hadiah merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras siswa. Ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri siswa karena mereka merasa dihargai atas prestasi atau usaha yang mereka lakukan.
3. Stimulasi Kompetitif yang Sehat: Kompetisi dalam lomba bisa merangsang rasa kompetitif yang sehat di antara siswa. Ini dapat mendorong mereka untuk bekerja lebih keras, berinovasi, dan berpikir kreatif.
4. Pendorong Kolaborasi: Lomba seringkali memungkinkan siswa untuk bekerja dalam tim. Hadiah dapat menjadi insentif bagi siswa untuk berkolaborasi, saling membantu, dan belajar dari satu sama lain.
5. Peluang Pengembangan Keterampilan: Hadiah dari lomba bisa membuka peluang untuk pengembangan keterampilan yang lebih lanjut. Ini bisa memotivasi siswa untuk mengeksplorasi minat mereka secara lebih mendalam.
6. Peningkatan Prestasi Akademis: Melalui hadiah dan dorongan dari lomba, siswa mungkin merasa termotivasi untuk meningkatkan prestasi akademis mereka secara keseluruhan.

Namun demikian, penting untuk diingat bahwa hadiah dari lomba sebaiknya tidak menjadi satu-satunya motivasi atau tujuan utama dalam pembelajaran. Upaya untuk membangun keinginan untuk belajar dan mengejar prestasi secara intrinsik juga harus ditekankan.