Petuah

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ "Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ Al Mujadalah ayat 11: Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat

Monday, August 4, 2025

Pembelajaran Mendalam di Kelas lX Tanggal 5 Agustus 2025








 

Pemahaman Konsep Penjumlahan Bilangan Bulat di Kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya Tanggal 29 Juli 2025


 Pemahaman Konsep Penjumlahan Bilangan Bulat di Kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya

Pada pembelajaran Matematika di kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya, siswa mempelajari materi penjumlahan bilangan bulat dengan pendekatan bertahap dan kontekstual. Guru memulai dengan contoh sederhana, seperti 3 + 2 = 5, kemudian dilanjutkan ke 3 + 1 = 4, 3 + 0 = 3, hingga memasuki konsep penjumlahan dengan bilangan negatif seperti 3 + (–1) = 2, 3 + (–2) = 1, dan seterusnya sampai 3 + (–7) = –4.

Dengan alur yang terstruktur ini, siswa dapat melihat pola perubahan nilai dan memahami konsep bilangan negatif secara visual dan logis. Pendekatan ini membantu siswa menyadari bahwa menambahkan bilangan negatif sama dengan mengurangi. Melalui latihan dan diskusi interaktif, siswa menjadi lebih mudah memahami konsep dasar bilangan bulat, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menyelesaikan soal-soal matematika.

Pemahaman Penjumlahan Bilangan Bulat melalui Garis Bilangan di Kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya

Dalam pembelajaran Matematika kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya, siswa belajar memahami penjumlahan bilangan bulat menggunakan pendekatan bertahap dan visual, salah satunya dengan bantuan garis bilangan. Kegiatan dimulai dengan contoh bilangan positif seperti:

  • 3 + 2 = 5

  • 3 + 1 = 4

  • 3 + 0 = 3

Kemudian berlanjut ke konsep penjumlahan bilangan negatif:

  • 3 + (–1) = 2

  • 3 + (–2) = 1

  • 3 + (–3) = 0

  • 3 + (–4) = –1

  • 3 + (–5) = –2

  • 3 + (–6) = –3

  • 3 + (–7) = –4

Untuk membantu visualisasi, digunakan garis bilangan seperti berikut:

<– – – – – – – – – – – – – – – – – – – –> -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 Contoh: Jika 3 + (–2), maka dari angka 3, mundur 2 langkah ke kiri → hasilnya 1

Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga melihat dan merasakan proses penjumlahan dalam bentuk gerakan di garis bilangan. Ini sangat membantu pemahaman konsep penjumlahan bilangan negatif, serta melatih logika berpikir matematis.

Siswa terlihat antusias saat mencoba sendiri berbagai kombinasi penjumlahan dan menunjukkan pemahamannya di depan kelas. Dengan metode ini, pembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna.

Thursday, July 24, 2025

Silaturrahmi dan Pembinaan Guru dan Karyawan: Perkuat Sinergi dan Semangat Pendidikan Muhammadiyah 25 Juli 2025
























Silaturrahmi dan Pembinaan Guru dan Karyawan: Perkuat Sinergi dan Semangat Pendidikan Muhammadiyah

Surabaya, 25 Juli 2025 — Dalam rangka mempererat kebersamaan dan memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah pendidikan, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya menyelenggarakan Acara Silaturrahmi dan Pembinaan Guru serta Karyawan pada Jumat, 25 Juli 2025, bertempat di Nur Pacific Restaurant, Jl. Raya Gubeng No. 37, Surabaya.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh semangat ini dihadiri oleh para guru dan karyawan dari lingkungan amal usaha Muhammadiyah Cabang Bulak. Turut hadir dalam kesempatan ini, para tokoh Muhammadiyah yang memberikan arahan serta motivasi, di antaranya:

  • Bapak Fauzan, yang membuka kegiatan dengan tausiyah singkat namun penuh makna

  • Bapak Supriyanto, Kepala Madrasah yang menyampaikan sambutan pembuka

  • Bapak Hendro, perwakilan dari Majelis Dikdasmen & PNF Cabang Bulak

  • Bapak Haris, mewakili PCM Bulak

  • Dan yang ditunggu-tunggu, Bapak Dikky, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Surabaya, yang memberikan pembinaan utama

Dalam sambutannya, Bapak Dikky menyampaikan pentingnya menjaga ruh pendidikan berbasis nilai-nilai Muhammadiyah, serta terus membangun budaya kerja kolaboratif, profesional, dan berlandaskan keikhlasan.

Acara dipandu oleh MC Galih, didokumentasikan oleh Hadi, dan diliput untuk berita media online oleh Roro. Seusai sesi pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan Salat Maghrib berjamaah, diakhiri dengan ramah tamah dan makan malam bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat para guru dan karyawan semakin terjaga, soliditas tim semakin kuat, dan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan Muhammadiyah semakin membara.

Pembelajaran Matematika di Kelas 9 Tanggal 25 Juli 2025






 

Memahami Konsep Garis Bilangan di Kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya 25 Juli 2025



 Memahami Konsep Garis Bilangan di Kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya

Pembelajaran matematika di kelas 7 MTs Muhammadiyah 19 Surabaya menjadi lebih menarik saat siswa mulai mengenal dan memahami konsep garis bilangan. Guru memandu siswa untuk melihat angka bukan sekadar simbol, tetapi posisi dalam suatu urutan yang dapat dilihat dan dipahami secara visual melalui garis bilangan.

Dengan menggambar garis lurus yang memuat angka-angka negatif, nol, dan positif, siswa belajar bagaimana bilangan bergerak ke kanan saat ditambah, dan ke kiri saat dikurangi atau ditambahkan bilangan negatif. Contohnya, dari angka 3 jika ditambah (–2), siswa belajar mundur dua langkah ke kiri dan menemukan hasilnya adalah 1. Dari sini, siswa memahami bahwa penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dapat divisualisasikan secara konkret.

Metode ini membantu siswa yang masih kesulitan memahami abstraksi bilangan negatif. Mereka menjadi lebih mudah memahami hubungan antar bilangan dan pola pergerakannya. Antusiasme siswa terlihat saat mereka diminta menggambar garis bilangan sendiri dan menjelaskan cara kerjanya kepada teman-teman.

Dengan pendekatan visual ini, konsep bilangan bulat dan operasinya terasa lebih nyata dan menyenangkan, serta memperkuat dasar berpikir logis dan matematis siswa.