Petuah

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ "Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ Al Mujadalah ayat 11: Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat

Wednesday, November 13, 2024

Sosialisasi dan Gebyar Gerakan Sekolah Sehat

 





















Pada Kamis, 14 November 2024, siswa-siswa dari MTs Muhammadiyah 19 Surabaya, bersama beberapa guru dan kepala sekolah, menghadiri acara Sosialisasi dan Gebyar Gerakan Sekolah Sehat (GSS). Acara yang bertema "Wujudkan Generasi Sehat untuk Indonesia Hebat" ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mencetak generasi yang sehat, berprestasi, dan peduli lingkungan.

Kehadiran siswa MTs Muhammadiyah 19 Surabaya sebagai peserta aktif menunjukkan komitmen mereka terhadap penerapan nilai-nilai kesehatan di sekolah dan masyarakat. Dalam acara ini, para siswa dan guru mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi, belajar, dan mengembangkan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental untuk menunjang keberhasilan pendidikan.

Momen istimewa terjadi ketika rombongan MTs Muhammadiyah 19 Surabaya berfoto bersama tokoh-tokoh penting yang mendukung kegiatan tersebut, di antaranya:

  • H. Didik Suhardi, Ph.D., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah,
  • Dr. Zuhroh, anggota Komisi X DPRD Kota Surabaya,
  • Ibu Nita dari Kementerian, serta
  • Bapak Wardhana, pimpinan perusahaan alat peraga edukatif.

Kehadiran tokoh-tokoh tersebut memberikan inspirasi dan motivasi bagi para siswa serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan sektor swasta dalam memajukan pendidikan dan kesehatan generasi muda.

Selain sesi sosialisasi, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti demonstrasi PHBS, penyuluhan kesehatan, dan pengenalan alat peraga edukatif yang inovatif. Semua kegiatan dirancang untuk meningkatkan wawasan siswa dan guru mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.

Semoga melalui kegiatan ini, siswa MTs Muhammadiyah 19 Surabaya dan seluruh peserta dapat terus mengembangkan budaya hidup sehat serta menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan dan bangsa.

Friday, October 18, 2024

Pembelajaran IPA Memanfaatkan Kardus Bekas


*Pemanfaatan Limbah Kardus dalam membuat Benda Tepat Guna dan Manfaat*

Limbah kardus memiliki potensi yang besar untuk didaur ulang dan dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan berbagai benda tepat guna. 

Berikut beberapa ide pemanfaatan limbah kardus beserta manfaatnya:

1. Furniture Daur Ulang
Benda yang dihasilkan: Meja, kursi, rak buku, dan penyimpanan kecil.
Manfaat: Kardus dapat dilipat dan diolah menjadi lembaran yang tebal dan kokoh dengan teknik lipatan dan pengeleman yang tepat. Furniture dari kardus ringan, ramah lingkungan, dan mudah dibentuk.

2. Hiasan dan Dekorasi
Benda yang dihasilkan: Bingkai foto, pot tanaman, lampu hias, dan miniatur.
Manfaat: Kardus mudah dipotong dan dibentuk, sehingga ideal untuk membuat barang dekoratif yang murah dan estetik.

3. Mainan Anak
Benda yang dihasilkan: Mobil-mobilan, rumah-rumahan, puzzle, atau boneka kardus.
Manfaat: Mainan dari kardus aman bagi anak-anak dan bisa menjadi sarana edukasi untuk mengajarkan kreativitas serta pentingnya daur ulang.

4. Organiser dan Wadah Penyimpanan
Benda yang dihasilkan: Kotak penyimpanan, laci, atau organiser meja kerja.
Manfaat: Memanfaatkan limbah kardus untuk membuat tempat penyimpanan dapat mengurangi pembelian barang baru dan membantu mengorganisir barang-barang dengan hemat biaya.

5. Alat Peraga dan Edukasi
Benda yang dihasilkan: Alat peraga untuk pembelajaran di sekolah, seperti model organ tubuh, tata surya, atau bangunan arsitektur.

Manfaat: Kardus merupakan material ringan dan mudah dibentuk, sehingga cocok untuk dijadikan alat peraga edukatif yang murah dan mudah dibuat.

Manfaat Umum Pemanfaatan Limbah Kardus:
1. Ramah Lingkungan: Mengurangi sampah kardus yang terbuang di lingkungan dan mengurangi kebutuhan akan bahan baku baru.
2. Hemat Biaya: Bahan kardus umumnya mudah didapatkan secara gratis atau murah, sehingga penggunaan limbah kardus dapat mengurangi biaya produksi.
3. Meningkatkan Kreativitas: Pemanfaatan kardus dalam membuat benda tepat guna melatih kreativitas dalam mendesain dan menciptakan produk baru.
4. Mengurangi Jejak Karbon: Dengan mendaur ulang kardus, kita mengurangi energi yang diperlukan untuk memproduksi bahan baru.
Pemanfaatan limbah kardus ini tidak hanya memberi nilai tambah dari sisi fungsional, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan limbah.







 

Wednesday, October 9, 2024

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah











 Penilaian Kinerja Kepala Madrasah merupakan proses evaluasi yang dilakukan untuk menilai sejauh mana Kepala Madrasah (KM) mampu menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengelola lembaga pendidikan. Tujuan penilaian ini adalah untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan kepala madrasah, serta memastikan bahwa madrasah dikelola secara efektif dan efisien sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Berikut adalah beberapa aspek utama yang dinilai dalam Penilaian Kinerja Kepala Madrasah:

  1. Manajerial: Menilai kemampuan kepala madrasah dalam mengelola lembaga, termasuk perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Ini mencakup pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, dan hubungan dengan masyarakat.

  2. Pengembangan Kewirausahaan: Menilai inovasi yang dilakukan kepala madrasah dalam menciptakan program kewirausahaan di madrasah, serta upaya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan sekolah melalui program-program yang berkelanjutan.

  3. Supervisi Guru dan Tenaga Kependidikan: Mengukur kemampuan kepala madrasah dalam memberikan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan lainnya, guna meningkatkan profesionalisme, kualitas pembelajaran, dan hasil belajar siswa.

  4. Kepribadian dan Sosial: Menilai aspek kepribadian, seperti integritas, kejujuran, serta kemampuan kepala madrasah dalam membangun hubungan sosial baik dengan guru, siswa, orang tua, maupun masyarakat.

  5. Hasil Kinerja: Ini mencakup capaian kinerja kepala madrasah yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan, baik dalam hal akademik maupun non-akademik, serta pencapaian target madrasah sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.

Tuesday, October 8, 2024

Kantin Madrasah


 Kantin madrasah memiliki berbagai manfaat penting bagi siswa, guru, dan lingkungan sekolah secara keseluruhan. Beberapa manfaat kantin madrasah antara lain:

  1. Menyediakan Makanan Sehat
    Kantin madrasah yang dikelola dengan baik dapat menyediakan makanan dan minuman sehat yang bergizi bagi siswa. Ini membantu mendukung perkembangan fisik dan mental siswa sehingga mereka bisa belajar dengan lebih baik.

  2. Mengajarkan Pola Hidup Sehat
    Dengan adanya kantin yang menawarkan makanan sehat, siswa dapat belajar memilih makanan yang baik untuk kesehatan mereka. Ini sekaligus menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga asupan gizi yang seimbang.

  3. Meningkatkan Konsentrasi dan Energi Siswa
    Siswa yang mendapatkan makanan dan minuman bergizi dari kantin dapat memiliki energi yang cukup untuk mengikuti pembelajaran sepanjang hari. Asupan nutrisi yang baik dapat meningkatkan konsentrasi, memperbaiki mood, dan mendukung performa belajar.

  4. Tempat Sosialisasi
    Kantin madrasah juga berfungsi sebagai tempat bagi siswa untuk bersosialisasi, berinteraksi dengan teman-temannya dalam suasana yang lebih santai di luar kelas. Ini membantu membangun relasi positif antar siswa.

  5. Pembelajaran Manajemen Uang
    Dengan menggunakan kantin, siswa juga belajar mengelola uang saku mereka. Mereka harus belajar untuk memilih makanan dengan bijak sesuai anggaran mereka, yang secara tidak langsung mengajarkan keterampilan manajemen keuangan.

  6. Mendukung Kemandirian
    Siswa yang membeli makanan di kantin belajar untuk mandiri dalam mengambil keputusan, baik dalam memilih makanan yang akan dibeli maupun mengelola waktu mereka.

  7. Meningkatkan Perekonomian Sekolah
    Kantin madrasah bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi sekolah. Keuntungan dari kantin bisa digunakan untuk mendukung kegiatan-kegiatan lain di sekolah, seperti peningkatan fasilitas atau program pembelajaran.

  8. Memupuk Kebiasaan Disiplin
    Kantin yang diatur dengan baik mengajarkan siswa untuk mengantri, mematuhi aturan kebersihan, dan menghargai waktu makan mereka dengan bijak.

  9. Menjaga Keberlanjutan Sekolah Sehat
    Kantin yang mempromosikan makanan sehat membantu menjaga lingkungan sekolah yang sehat. Hal ini juga mengurangi potensi konsumsi makanan ringan yang kurang sehat yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan siswa dalam jangka panjang.

Friday, October 4, 2024

Upgrading Guru SMP MTs Muhammadiyah Kota Surabaya


Latar Belakang Upgrading guru merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, serta tantangan pendidikan yang terus berkembang, guru dituntut untuk selalu memperbarui pengetahuan, keterampilan, dan kompetensinya. Selain itu, perubahan kurikulum, metode pembelajaran, serta tuntutan pada penguasaan teknologi pendidikan juga menuntut adanya pembaruan keterampilan guru secara berkala.

Guru memiliki peran penting sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran, dan untuk dapat menjalankan perannya dengan baik, mereka harus terus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di dunia pendidikan. Oleh karena itu, program upgrading guru menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, menjawab tuntutan zaman, serta mendukung peningkatan prestasi siswa.

Tujuan Upgrading Guru

  1. Meningkatkan Kompetensi Guru
    Upgrading bertujuan untuk memperbarui dan meningkatkan kompetensi guru dalam bidang pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sesuai dengan standar yang berlaku.

  2. Menguasai Metode Pembelajaran Terbaru
    Guru diajarkan berbagai pendekatan dan metode pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa masa kini, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna.

  3. Meningkatkan Penguasaan Teknologi
    Seiring dengan kemajuan teknologi, upgrading membantu guru untuk lebih menguasai teknologi dalam pembelajaran, seperti penggunaan platform digital, media pembelajaran interaktif, serta pengelolaan pembelajaran daring.

  4. Adaptasi terhadap Perubahan Kurikulum
    Setiap perubahan kurikulum menuntut guru untuk beradaptasi dengan sistem dan pendekatan baru. Upgrading guru membantu guru dalam memahami dan menerapkan kurikulum terbaru dengan lebih efektif.

  5. Mengembangkan Inovasi dalam Pembelajaran
    Program upgrading bertujuan memacu guru untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran, baik melalui penggunaan metode pembelajaran kreatif maupun penerapan teknologi pendidikan yang mendukung.

  6. Peningkatan Profesionalisme
    Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan sikap profesionalisme guru dalam bekerja, dengan menanamkan etos kerja yang baik dan rasa tanggung jawab terhadap perkembangan pendidikan.

Manfaat Upgrading Guru

  1. Peningkatan Kualitas Pembelajaran
    Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperbarui, guru dapat memberikan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan relevan bagi siswa, sehingga berdampak positif pada peningkatan hasil belajar.

  2. Peningkatan Motivasi dan Kinerja Guru
    Melalui upgrading, guru menjadi lebih termotivasi untuk mengembangkan diri dan menerapkan metode-metode baru dalam pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan kepuasan kerja dan semangat mengajar guru.

  3. Penguasaan Teknologi Pendidikan
    Guru yang mengikuti program upgrading akan lebih siap menggunakan teknologi dalam pembelajaran, baik di kelas maupun dalam pembelajaran jarak jauh, sehingga dapat mendukung pembelajaran yang lebih modern dan efisien.

  4. Adaptasi Terhadap Tantangan Pendidikan
    Guru yang mengikuti upgrading dapat lebih mudah beradaptasi dengan perubahan di dunia pendidikan, seperti pergeseran dari pembelajaran konvensional ke pembelajaran digital, sehingga mampu menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

  5. Peningkatan Reputasi Sekolah
    Dengan peningkatan kompetensi guru, kualitas pendidikan di sekolah juga akan meningkat, sehingga berpotensi meningkatkan reputasi sekolah di mata masyarakat.

  6. Pengembangan Karier Guru
    Guru yang terus mengikuti upgrading memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dalam kariernya, baik melalui pengakuan atas keahliannya maupun dalam bentuk promosi jabatan atau penghargaan lainnya.